Skip to main content
daging ayam segar

Cara Mudah Memilih Daging Ayam Segar yang Sehat dan Berkualitas

Kebutuhan konsumsi terhadap daging ayam segar memperlihatkan data yang terus meningkat hingga mencapai 15 persen per tahun. Banyaknya restoran waralaba cepat saji dan rumah makan yang tumbuh pesat merupakan salah satu pendorong tingginya konsumsi daging ayam tersebut.

Selain itu tren atau gaya hidup modern yang menyukai kepraktisan juga menjadi pendorong peningkatan kebutuhan daging ayam. Banyaknya orang tua, khususnya ibu-ibu yang ikut bekerja menyebabkan banyak keluarga yang lebih memilih makanan yang tidak ribet dalam pengolahannya.

Peningkatan konsumsi daging itu tidak hanya yang berasal dari ayam segar namun juga dari produk ayam olahan. Yang menarik, produk olahan makanan yang variatif dan cepat saji juga memiliki cita rasa yang sangat disukai anak-anak. Hal inilah yang menyebabkan peningkatan konsumsi protein hewani dari daging ayam segar. Baca juga tentang pakan ikan lele.

jual ayam broiler

Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap daging ayam makin terasa pada momentum tertentu, seperti saat Lebaran atau perayaan hari besar lainnya. Harganya yang lebih terngkau dibandingkan jenis daging kambing, sapi, atau daging lainnya membuat daging ayam merupakan favorit yang banyak dibutuhkan.

Tips Memilih Daging Ayam Segar yang Berkualitas

Besarnya kebutuhan konsumen terhadap daging ayam tak jarang mendorong munculnya ulah nakal dan curang dalam penjualan daging ini. Nah, buat anda yang ingin membeli daging ini sebaiknya memperhatikan cara memilih daging ayam segar yang sehat dan berkualitas berikut ini.

Cermati Warna Daging

Daging segar yang berkualitas terlihat cerah, berwarna putih keabu-abuan atau kemerahan, tidak pucat warnanya, serta tidak mengkilap.

 

daging ayam segar

Hindari membeli daging ayam yang mengkilap dan dihindari oleh lalat karena hal itu menandakan bahwa daging tersebut mengandung zat pengawet formalin yang berbahaya bagi tubuh manusia. Hindari juga daging ayam yang warnanya kebiru-biruan apalagi sampai mengarah kehitaman.

Tekstur Daging Ayam

Perhatikan juga tekstur daging ayam segar yang baik yang biasanya cukup kenyal. Coba saja tekan daging ayam yang ingin dibeli, jika terasa empuk dan bentuknya segera kembali seperti semula maka bisa dipastikan itu daging yang sehat dan baik. Baca juga cara memilih DOC ayam broiler berkualitas.

Sebaliknya, bila kulit daging ayam terasa cenderung keras, kelihatan penyok, maka sebaiknya dihindari karena itu daging yang tidak layak konsumsi. Begitu juga bila tekstur dagingnya terasa sangat kenyal, kemungkinan mengandung formalin. Hindari juga membeli daging ayam yang terlihat membengkak karena hal itu bisa akibat adanya suntikan agar daging menjadi lebih berat dan lebih besar sebagai bentuk kecurangan penjualnya.

Aroma Bau

Pilih daging ayam segar yang tidak berbau. Jika anda mendeteksi adanya bau busuk atau bau obat dari bahan kimia sebaiknya dihindari karena dipastikan daging itu mengandung formalin atau bahan kimia berbahaya yang sangat tidak layak konsumsi. Jika anda membeli daging ayam di supermarket atau pasar swalayan sebaiknya minta garansi dari tokonya karena daging yang dikemas sytrofoam atau plastik tidak bisa diketahui baunya.

Kemasan Daging Ayam

Jika anda membeli daging segar di supermarket atau pasar swalayan, perhatikan kemasan styrofoam atau plastik pembungkusnya. Hindari membeli yang pembungkusnya tidak rapat, kendur, atau sobek. Hindari juga membeli daging yang pembungkusnya terlihat adanya lingkaran berbentuk bulat yang menandakan produk itu terlalu lama ada di dalam mesin pendingin, sudah disentuh banyak orang, atau karena adanya mikroba yang merasuk ke dalam plastik. Hindari juga membeli produk daging yang ada cairan di bawah pembungkusnya yang mengindikasikan daging sudah mulai membusuk.

Darah Daging Ayam

Hindari membeli daging ayam yang terdapat banyak sisa darahnya. Kondisi seperti ini memperlihatkan daging sudah disentuh banyak tangan sehingga mengundang bakteri, ataupun karena daging mengalami pembekuan dan dicairkan berulang kali.

Kandungan Air

Sebaiknya hindari membeli daging ayam dengan banyak air di sekitarnya. Cobalah untuk mengangkat dagingnya dan jika meneteskan banyak air hal itu memperlihatkan daging sudah disuntik dengan banyak air. Daging ayam yang mengandung banyak air juga terasa agak keras dan tidak empuk saat ditekan. Lihat juga tentangĀ pakan ternak murah.

Waspadai Ayam Tiren

Khusus untuk mengenali ayam tiren alias mati kemaren, ada cara yang bisa digunakan untuk mengenalinya. Perhatikan saja potongan atau irisan pada leher ayamnya. Jika terlihat potongannya asal-asalan, tidak lebar, ataupun ada bercak darah di sekitar leher atau kepala hal itu menandakan bahwa itu ayam tiren. Daging ayam tiren sebaiknya jangan dibeli karena sudah mati sebelum dipotong sehingga beresiko mengandung vitus ataupun bakteri yang berbahaya.

Kehalalan

Pastikan juga penjual daging ayam memberikan jaminan bahwa daging yang dijualnya adalah halal dan melalui proses pemotongan yang benar.

Itulah langkah dan cara mudah memilih daging ayam segar yang sehat dan berkualitas. Meskipun berbagai langkah di atas telah dilakukan ada saja kasus kekecewaan konsumen akibat daging ayam yang dijualnya tidak memenuhi standar. Karena itu anda sebaiknya memilih penjual daging ayam yang bertanggungjawab, berpengalaman, dan telah terbukti bisa dipercaya, seperti CV Lestari Karya yang berlokasi di Jalan Raya Imogiri Siluk Km 2, Karang Duwet, Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta dengan Telp (0274) 6464480 atau via WA/SMS 0821-1327-9963.

 

kontak lestari karya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *